IFBC Banner

Kasus Penembakan Pegawai Dishub! Eks Kasatpol PP Makassar Janjikan Rp 200 Juta ke Eksekutor

Jumat, 20 Mei 2022 – 15:50 WIB

Uang rupiah (Foto: Ilustrasi)

Uang rupiah (Foto: Ilustrasi)

MAKASSAR, REQnews - Polisi mengungkap jika mantan Kasatpol PP Makassar Muh Iqbal Asnan menjanjikan Rp 200 juta kepada eksekutor yang menembak pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar Najamuddin.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald T Simanjuntak mengungkap 28 adegan rekonstruksi yang digelar selama dua hari. "Sekitar 28 adegan yang akan kita laksanakan di delapan titik lokasi," kata Reonald, Jumat 20 Mei 2022.

Sebanyak empat adegan rekonstruksi digelar di lokasi saat Chaerul menembak Najamuddin di depan Masjid Cheng Hoo Makassar. "Ada 4 adegan di lokasi penembakan, di mana tersangka memepet korban lalu menembak, jatuh dan setelah tersangka memastikan korban meninggal dan melarikan diri," kaa dia.

Pernyataan tersebut sekaligus meralat Kapolrestabes Makassar yang sebelumnya menyebut jika eksekutor Najamuddin adalah Sulaiman. "CH yang menembak korban," lanjutnya.

Dalam rekonstruksi juga terungkap jika penyerahan uang sebesar Rp 90 juta untuk mengeksekusi Najamuddin, dari anak buah Iqbal Asnan yaitu Muh Asri ke Sulaiman.

"Dia janjikan Rp 200 juta. Tapi dibayarkan baru Rp 90 juta, itu di luar Rp 20 juta pertama untuk operasional," lanjutnya.

Ia menyebut jika uang Rp 20 juta itu digunakan Sulaiman untuk membeli senjata api jenis revolver secara online dan sepeda motor.

"Uang itu untuk beli motor dan senpi. Makanya nopolnya tidak sesuai aslinya," kata dia.

Sulaiman pun kemudian bertemu dengan Chaerul di rumah kosnya dan menyerahkan jaket ojol serta senpi kepada Chaerul.