IFBC Banner

KPK Temukan Bukti Baru Kasus Suap Alfamidi Wali Kota Ambon

Sabtu, 21 Mei 2022 – 03:00 WIB

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tersangka suap izin Alfamidi

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tersangka suap izin Alfamidi

JAKARTA, REQnews - Plt Jubir KPK Ali Fikri menyebut, pihaknya telah melakukan penggeledahan di enam lokasi di Ambon, terkait kasus dugaan suap pendirian gerai Alfamidi yang menjerat Wali Kota Richard Louhenapessy.

Dari penggeledahan itu, tim penyidik menemukan bukti baru, di antaranya adalah dokumen terkait kasus tersebut.

"Dari beberapa lokasi dimaksud, ditemukan dan diamankan bukti antara lain berbagai dokumen proyek hingga catatan aliran uang serta alat elektronik yang diduga kuat memiliki keterkaitan erat dengan perkara ini," kata Ali dalam keterangannya, Jumat 20 Mei 2022.

Adapun keenam lokasi yang digeledah tim penyidik yakni ruang kerja kepala dinas dan ruang sekretaris serta ruang staf Dinas PUPR Kota Ambon, beberapa ruangan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Ambon, beberapa ruangan di Kantor Inspektorat Kota Ambon.

Kemudian, beberapa ruangan di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon, rumah kediaman yang beralamat di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dan rumah kediaman yang beralamat di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

"Selanjutnya, segera dilakukan analisa menyeluruh atas bukti-bukti ini yang kemudian disita untuk melengkapi berkas perkara termasuk pula akan dikonfirmasi pada para tersangka," ujar Ali.

Seperti diketahui, dalam kasus ini, KPK menetapkan tiga tersangka, yakni Richard dan Staf Tata Usaha Pimpinan Pemkot Ambon Andrw Erin Hehanussa sebagai penerima suap, dan pihak swasta dari Alfamidi yakni Amri sebagai pemberi suap.