IFBC Banner

Bandingkan Harga Migor dengan Negara Lain, Jokowi Minta Rakyat Berhemat

Senin, 23 Mei 2022 – 01:02 WIB

Presiden Joko Widodo (Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden)

JAKARTA, REQnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat berhemat untuk mengantisipasi situasi tak terduga yang bisa saja terjadi pada masa mendatang.

"Saya minta seluruh rakyat, seluruh masyarakat kecil menabung, berhemat, sehingga apabila ada keadaan-keadaan tertentu yang kita prediksi itu masih punya cadangan, rakyat punya cadangan, negara juga punya cadangan," ujar Jokowi dalam pembukaan Rakernas Projo, Sabtu 21 Mei 2022.

Ia pun kemudian membandingkan harga minyak goreng (migor) dalam negeri dengan negara lain, usai kisruh kelangkaan minyak goreng yang berujung pada melambungnya harga di pasaran.

Jokowi mencontohkan harga minyak goreng di Jerman senilai Rp 47 per liter, di Singapura Rp 41 ribu per liter dan di Amerika Serikat Rp 45 ribu per liter.

Sementara harga minyak goreng curah di Indonesia hanya Rp 14 ribu per liter. "Artinya kita masih bisa mengendalikan inflasi, kenaikan harga-harga," kata dia.

Mantan wali kota Solo itu menyebut, jika penyetopan ekspor bahan baku minyak goreng atau crude palm oil (CPO) serta produk minyak goreng yang berlaku sejak 28 April 2022 bukan hal yang mudah.

Menurutnya, keputusan tersebut berdampak pada banyak sektor seperti membebankan petani sawit dan merosotnya pemasukan negara dari hasil pajak penjualan sawit.

Namun, ia menegaskan langkah tersebut harus diambil demi kepentingan rakyat. "Tidak mudah, selain petani, urusan income negara, pajak dari sawit, biaya ekspor dari sawit, itu gede sekali, kurang lebih Rp60-Rp70 triliun," ujarnya.