IFBC Banner

Gempar Temuan Rekayasa Kasus Pembunuhan Jadi Gantung Diri di Karawang

Senin, 23 Mei 2022 – 20:31 WIB

Pembunuhan (ilustrasi)

Pembunuhan (ilustrasi)

JAKARTA, REQnews - Masyarakat Kabupaten Karawang tengah digemparkan dengan terungkapnya kasus pembunuhan yang direkayasa menjadi peristiwa gantung diri.

Kasus pembunuhan yang korbannya ditemukan di bawah jembatan Tol Jakarta-Cikampek tersebut, dibongkar oleh Polres Karawang.

"Pelakunya adalah kerabat korban," kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, Senin 23 Mei 2022.

Aldi menjelaskan, kasus ini terbongkar setelah pihaknya menerima laporan gantung diri di jembatan tol dekat dengan kawasan industri Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.

Kemudian, jajaran Polres Karawang melakukan olah TKP. Adapun identitas korban adalah Supriatna (14), warga Dusun Pejaten, Desa Sirnabaya.

Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, polisi menemukan fakta berbeda karena adanya kejanggalan pada jasad korban.

"Setelah dilakukan autopsi terhadap korban dan melakukan penyidikan, akhirnya kasus itu dapat terungkap, korban adalah korban penganiayaan," ujar Aldi.

Ia menyebutkan, pelakunya berinisial (TR) yang merupakan kerabat atau kakak ipar korban, yang tinggal di dusun yang sama.

Pelaku menggantung korban di sela-sela panel bawah jembatan tol di daerah Telukjambe Timur, agar seolah-olah korban meninggal disebabkan bunuh diri.

Kapolres menyampaikan, saat diinterogasi, pelaku tega melakukan tindakan melawan hukum karena merasa kesal. Pelaku sendiri ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan, dengan barang bukti berupa pakaian, tali, dan potongan kayu kecil.

Kini TR harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. Pelaku melanggar pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagai mana di ubah dan ditambah dengan UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU.