IFBC Banner

Sudah 31 Negara Laporkan Hepatitis Akut, Kasusnya Tembus Lebih 600

Selasa, 24 Mei 2022 – 00:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Sebanyak 31 negara telah melaporkan temuan hepatitis akut misterius dengan jumlah kasus tembus 614 di seluruh dunia.

Jubir Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Mohammad Syahril menyebut, di Indonesia dugaan kasusnya ada 14, terdiri dari 13 case pending dan satu probable.

Syahril mengatakan, pending classification adalah status kepastiannya masih menunggu hasil pemeriksaan lab untuk hepatitis A-E. Berdasarkan definisi WHO atas kasus hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya terdapat 5 kategori.

"Confirmed, probable, Epi-Linked, pending classification, dan discarded. Sementara yang ada di Indonesia itu masih pending classification," kata Syahril di Jakarta, Senin 23 Mei 2022.

Ia menjelaskan, pemerintah menggunakan metode yang sama pada penderita hepatitis A-Z. Jika pasien hanya menunjukan gejala, mual muntah atau sakit perut sampai diare, penanganan bisa dilakukan di Puskesmas atau RSUD. 

"Jadi tidak mesti disampaikan ke rumah sakit pusat. Kemudian yang kedua, jika gejalanya berlanjut -contoh kencingnya seperti air teh, BAB-nya seperti keputihan dan ada kuning di mata, penanganannya juga ada step-nya," ujar Syahril.

Namun jika pasien menunjukkan gejala lebih berat, misalnya mengalami kejang, kesadaran yang menurun maka harus ditangani di rumah sakit yang lebih besar seperti RS Cipto Mangunkusumo dan RSPI Sulianti Saroso.

Syahril mengatakan, Kementerian Kesehatan, telah menunjuk RSPI Sulianti Saroso sebagai salah satu RS rujukan untuk kasus Hepatitis akut yang masih belum diketahui penyebabnya ini.