IFBC Banner

Marah Besar! Iran Bertekad Balas Kematian Sayyad Khodai

Selasa, 24 Mei 2022 – 01:01 WIB

Anggota Elit Garda Revolusi Iran Sayyad Khodai

Anggota Elit Garda Revolusi Iran Sayyad Khodai

JAKARTA, REQnews - Terbunuhnya petinggi Garda Revolusi Kolonel Sayyad Khodai membuat Presiden Iran Ebrahim Raisi murka dan menyiapkan pembalasan dendam.

Dilaporkan, Khodai tewas setelah dibunuh oleh pengendara motor bersenjata, yang menembaknya saat berada di dalam mobil di depan rumahnya, di ibu kota Teheran, Minggu 22 Mei 2022.

"Saya mendesak pengejaran (para pembunuh) oleh pejabat keamanan dan saya tidak ada keraguan bahwa darah dari orang yang syahid ini akan dibalas," kata Raisi, seperti dikutip dari Al Arabiya, Senin 23 Mei.

Ia kemudian menyinggung Amerika Serikat dan Israel yang diduga berada di balik pembunuhan keji tersebut. Raisi berkata, kedua negara itu telah menunjukkan kesombongannya.

"Tidak ada keraguan bahwa tangan kesombongan global bisa dilihat dalam kejahatan ini," ujar Raisi.

Pembunuhan Kolonel Khodai merupakan peristiwa menghebohkan di Iran sejak pembunuhan ilmuwan nuklir ternama Mohsen Fakhrizadeh pada November 2020. Iran menuding Israel berada di balik pembunuhan Fakhrizadeh.

Kolonel Khodai dimakamkan di Teheran pada Senin pukul 17.00 waktu setempat.