IFBC Banner

Tok! Bandar Sabu 75 Kilogram di Makassar Divonis Hukuman Mati

Selasa, 24 Mei 2022 – 11:14 WIB

Ilustrasi Narkoba (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Narkoba (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Bandar narkoba Syafruddin di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), divonis hukuman mati atas kasus kepemilikan barang bukti sabu-sabu 75 kilogram. Vonis itu dijatuhkan Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar pada Senin 23 Mei 2022 kemarin.

Berbeda dengan Syafruddin, 2 bawahan lainnya divonis lebih ringan, Fathurahman divonis seumur hidup dan Andi Baso divonis pidana penjara 7 tahun dan denda Rp 8 miliar.

 

 

 

Para terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) tentang narkotika. Sehingga majelis hakim berkeyakinan menjatuhkan putusan terhadap ketiga terdakwa jaringan narkotika seberat 75 kg.

"Jadi semua diputuskan sesuai dengan tuntutan, dimana Syafruddin hukuman mati dan Faturahman seumur hidup," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Zharoel Ramadhan di PN Makassar, Senin 23 Mei 2022.

Namun, kata Zharoel yang berbeda dengan putusan hakim dan tuntutan jaksa adalah Andi Baso. Dimana terdakwa tersebut dituntut dengan hukuman penjara selama 10 tahun, sedangkan putusan majelis hakim lebih ringan hanya tujuh tahun.

"Tapi kita tetap harus fikir-fikir dulu terkait putusan itu," katanya. 

 

 

Penangkapan Syafruddin atas kasus 75 kilogram sabu berawal dari pengungkapan kasus 13 kilogram sabu-sabu pada 23 September 2020 oleh polisi gabungan Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel. Kala itu polisi meringkus 4 orang kurir. Mereka adalah M Albi Farid, Achmad Toto, Andi Zaldy Mansyur, dan Munadjid Muchtar alias Najid.

Berselang satu tahun kemudian, polisi berhasil mengamankan 75 kilogram Sabu setelah dua kali melakukan penggerebekan.