IFBC Banner

Polemik Anggota TNI Aktif Jadi Pejabat Gubernur, Tjahjo Kumolo Kasih Penjelasan Ini

Kamis, 26 Mei 2022 – 00:03 WIB

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo

JAKARTA, REQnews - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo memastikan anggota TNI atau Polri bisa menjadi penjabat kepala daerah.

"Sewaktu saya Mendagri (Menteri Dalam Negeri) dulu mengangkat Mayjen TNI Sudarmo tapi sudah eselon I Kemendagri yang jadi pj (penjabat) Papua dan Aceh," kata Tjahjo di Jakarta pada Rabu 25 Mei 2022.

Selain itu, Komjen Iriawan yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Utama Lemhannas juga pernah diangkat menjadi penjabat gubernur Jawa Barat. 

"Meskipun pj kepala daerah adalah TNI/Polri aktif tetapi terdapat pengaturan dan pengecualian bagi pejabat dimaksud, karena menjabat pada instansi pemerintah yang dapat diduduki oleh TNI/Polri dalam jabatan pimpinan tinggi," ujar Tjahjo.

Diketahui, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sulteng Brigjen TNI Andi Chandra As’aduddin ditunjuk sebagai penjabat Bupati Seram Bagian Barat, Maluku.

Karena masih menjadi anggota TNI aktif, pemilihan Andi Chandra sebagai penjabat kepala daerah itu pun menuai kritik.