IFBC Banner

Penembakan Brutal di Texas, Obama Marah Besar

Kamis, 26 Mei 2022 – 07:31 WIB

Barack Obama

Barack Obama

JAKARTA, REQnews - Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama tak kuasa menahan amarah dan dukanya setelah mengetahui peristiwa penembakan brutal di sebuah sekolah dasar di Texas, pada Selasa 24 Mei 2022.

Seperti diketahui, penembakan itu terjadi di SD Robb di Uvalde, Texas yang menewaskan 19 anak-anak dan dua orang dewasa. Pelakunya adalah pemuda bernama Salvador Ramos berusia 18 tahun.

Dalam cuitan di akun Twitter-nya, Obama berkata tragedi ini terjadi karena adanya partai politik yang menunjukkan sikap pembiaran atas aksi-aksi serupa. Ia menyinggung lawan politiknya, Partai Republik.

Kemudian, Obama juga menyayangkan, karena baru beberapa hari sebelumnya, penembakan brutal juga terjadi di Buffalo, New York dan peristiwa 10 tahun di SD Sandy Hook, Newtown, Connecticut.

"Hampir sepuluh tahun setelah Sandy Hook, dan sepuluh hari setelah Buffalo, negara kita dilumpuhkan, bukan karena ketakutan, tetapi oleh lobi senjata dan partai politik yang tidak menunjukkan kesediaan untuk bertindak dengan cara apa pun yang dapat membantu mencegah tragedi ini," kata Obama, seperti dikutip Rabu 25 Mei.

"Sudah lama lewat waktu untuk bertindak, tindakan apa pun. Dan itu adalah tragedi lain, yang lebih tenang tetapi tidak kalah tragisnya, bagi keluarga untuk menunggu satu hari lagi," ujar Obama menambahkan.