IFBC Banner

2023 Tenaga Honorer Dihapus, Pemerintah Mau Nambah Pengangguran?

Minggu, 05 Juni 2022 – 07:00 WIB

Honorer (ilustrasi)

Honorer (ilustrasi)

JAKARTA, REQnews - Pada 2023 mendatang, pemerintah berencana menghapus seluruh tenaga honorer, sesuai dengan Surat Edaran Menpan RB Tjahjo Kumolo pada 31 Mei 2022. Lalu bagaimana nasib mereka yang selama ini menjadi tenaga kerja dengan status tersebut?

IFBC Banner


Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah berpikir solusi alternatif untuk para honorer yang bakal kehilangan pekerjaan tahun depan.

"Agar mereka tetap dapat bekerja, dikarenakan masih banyak instansi yang mempekerjakan pegawai di luar status PNS dan PPPK untuk memenuhi beban kerja di masing-masing instansi," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, seperti dikutip baru-baru ini.

Tidak dibukanya rekrutmen CPNS 2022 menurutnya juga berimbas pada peluang para honorer dan tenaga non-ASN untuk mendapatkan pekerjaan yang tetap.

"MPR meminta pemerintah melakukan pemutusan hubungan kerja ini secara bertahap melalui pemetaan jumlah pegawai honorer dan kebutuhan pegawai di tiap instansi," ujarnya.

Bamsoet meminta kepada setiap instansi memulai memetakan pegawai non-ASN atau honorer agar diberikan pendampingan serta diberikan kesempatan mengikuti seleksi calon PNS maupun PPPK.

"Kementerian PAN-RB, untuk tidak serta merta langsung menghapus status tenaga honorer, terlebih saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, dan diketahui bahwa pemerintah tidak membuka seleksi CPNS 2022, namun hanya merekrut PPPK," kata Bamsoet.

Menurutnya, pemerintah harus dengan bijak mencarikan solusi untuk nasib para pegawai non-ASN maupun honorer. Terlebih, banyak dari kontribusi mereka yang besar terhadap kinerja pada masing -masing instansi.