IFBC Banner

Pemilik Ponpes di Banyuwangi Lakukan Pencabulan Diduga Korbannya Belasan Santri

Jumat, 24 Juni 2022 – 11:35 WIB

Ilustrasi Pelecehan (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Pelecehan (Foto:Istimewa)

BANYUWANGI, REQNews – Pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) di Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi diduga melakukan pencabulan, korbanya hingga belasan santri.

Banyaknya korban ini terungkap dari pengakuan sejumlah korban yang melapor ke Polresta Banyuwangi.

“Sebenarnya, masih ada santri lain yang sudah mengaku menjadi korban. Jumlahnya ada belasan santri. Tapi, mereka masih kami tahan untuk melapor,” kata Priyo, salah satu kerabat santri korban pencabulan, Kamis 23 Juni 2022 siang.

Modusnya, pelaku memanggil para korban ke kamar usai jam sekolah. Di kamar, pelaku memperdayai korban.

Korban digerayangi di bagian alat vital. Ada juga yang diberikan minuman hingga korban tak sadar. Lalu, disetubuhi.

Bahkan, ada yang disetubuhi hingga tiga kali. Pencabulan juga dialami santri laki-laki. Ada yang hingga empat kali. Namun, tak sampai terjadi sodomi. Pelaku hanya meminta korban memegang kelaminnya.

"Rata-rata, para korban takut membuka peristiwa tersebut, karena khawatir tak bisa sekolah di ponpes,” jelas pria yang akrab dipanggil Tobib ini.

Dari belasan santri yang diduga menjadi korban, baru enam orang yang melapor ke Polresta Banyuwangi. Dua diantaranya yang menjadi korban persetubuhan.