IFBC Banner

Kasus Holywings, MUI: Patut Diduga Grand Design untuk Merusak Persatuan!

Sabtu, 25 Juni 2022 – 22:02 WIB

Holywings

Holywings

JAKARTA, REQnews - Aparat penegak hukum dan pemerintah diminta untuk serius atas kasus dugaan penistaan agama, terkait promo miras Holywings yang memakai nama Muhammad dan Maria.

IFBC Banner


Ketua Komisi Hukum dan HAM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Deding Ishak khawatir, apa yang dilakukan Holywings adalah sebuah rancangan besar untuk merusak Indonesia.

"Kami minta penegak hukum memproses kasus ini secara tuntas. Istilahnya harus dibongkar motif dibalik tindakan tersebut. Dengan banyaknya muncul tindakan penistaan agama patut diduga ini bagian dari grand design untuk merusak kehidupan beragama sekaligus kerukunan dan persatuan bangsa," kata Deding, seperti dikutip dari Republika, Sabtu 25 Juni 2022.

Ia mengecam promo yang dilakukan Holywings, yang diduga mengandung kebencian berunsur SARA. Deding mengapresiasi polisi yang sudah menetapkan enam tersangka dalam kasus ini.

"Ini masalah serius. Tidak boleh dianggap sepele. Pemerintah dan penegak hukum harus ajeg dan konsisten dalam penegakan hukum. Harus ada efek jera, jangan ada pertimbangan politis apalagi bisnis atau ekonomi," ujarnya.

Pada sisi lain, MUI juga mendukung langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan memberikan sanksi tegas berupa penutupan restoran Holywings apabila tetap tidak mengindahkan teguran tiga kali.