IFBC Banner

Direktur Utama PT Victorindo Inti Cemerlang Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Proyek Krakatau Steel

Kamis, 30 Juni 2022 – 09:01 WIB

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana (Foto: Puspenkum Kejagung)

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana (Foto: Puspenkum Kejagung)

JAKARTA, REQnews - Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa Direktur Utama PT Victorindo Inti Cemerlang berinisial VS terkait dugaan korupsi proyek pembangunan pabrik Blast Furnace oleh PT Krakatau Steel pada tahun 2011 pada Rabu 29 Juni 2022.

IFBC Banner


Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan bahwa VS diperiksa terkait hubungannya dengan BFC Project, yang berdasarkan database PT Krakatau Enginering VS sejak 2013-2016 selaku salah satu vendor dari PT Krakatau Engineering yang menyediakan Pipa & Fitting UPVC, Matrial Stud Bolt & Dog Bolt, Railway, Travelling Rail.

"Paket Railway Hot Metal, Cable Electrical & Instrument, Outstanding Material, Rail Crane, Counter Sunk Bolt, Nut & Washer dan material lainnya pada seluruh area BFC Project dengan jumlah 68 kontrak dalam bentuk PO (Purchase Order)," kata Ketut dalam keterangannya yang diterima pada Kamis 30 Juni 2022.

Ia menyebut material tersebut senilai Rp 24.032.903.463 dan USD 3.795.514,33 dan jumlah yang dibayarkan PT Krakatau Engineering ke rekening PT Victorindo Inti Cemerlang sebesar Rp 30.405.674.837.

Selanjutnya, penyidik juga memeriksa RRH selaku Direktur Utama PT. SCG Ready Mix Indonesia, terkait subkon dari Kontraktor Pelaksana PT. Krakatau Engineering untuk pembangunan BFC PT. Krakatau Steel.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Pabrik Blast Furnace oleh PT Krakatau Steel pada tahun 2011," ujarnya.