IFBC Banner

Direktur PT Zayan Putra Perkasa Diperiksa terkait Dugaan Korupsi Proyek Krakatau Steel

Kamis, 30 Juni 2022 – 17:15 WIB

Gedung lama Kejaksaan Agung RI

Gedung lama Kejaksaan Agung RI

JAKARTA, REQnews - Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Direktur PT Zayan Putra Perkasa berinisial RM terkait dugaan korupsi proyek pembangunan pabrik Blast Furnace oleh PT Krakatau Steel (PT KE) pada tahun 2011.

IFBC Banner


Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan bahwa RM yang telah menjabat sejak tahun 2005 itu, diperiksa terkait dengan BFC Project sebagai vendor PT KE.

Dalam proyek tersebut, ia menyebut bahwa PT Zayan Putra Perkasa menyediakan pekerjaan kontruksi area BFC dengan jumlah kontrak sebanyak 26 kontrak dalam bentuk Job Order dengan jumlah kontrak sebesar Rp 7.767.185.900

"Pekerjaan sudah diselesaikan 100 persen namun pembayaran yang dilakukan PT KE berdasarkan tagihan (invoice) hanya sebesar Rp 6.548.351.720, sehingga terdapat selisih yang belum dibayar PT KE sampai dengan sekarang sebesar Rp 1.218.834.180," kata Ketut dalam keterangannya pada Kamis 30 Juni 2022.

Ketut menyebut bahwa pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan pabrik Blast Furnace oleh PT Krakatau Steel pada tahun 2011.

Diketahui, sebelumnya Ketut mengatakan bahwa nilai kontrak dalam proyek tersebut sebesar USD 3,7 juta atau Rp 24,03 miliar. “Jumlah yang dibayarkan PT Krakatau Engineering ke rekening PT Victorindo Inti Cemerlang sebesar Rp 30,4 miliar,” kata Ketut dikutip pada Kmis 30 Juni 2022.