IFBC Banner

Taliban Selidiki Klaim AS Bunuh Pemimpin Al Qaeda Ayman Al-Zawahiri

Kamis, 04 Agustus 2022 – 15:11 WIB

Foto: France24

Foto: France24

Islamabad, REQNews.com -- Taliban menyelidiki kebenaran klaim AS menewaskan pemimpin Al Qaeda Ayman Al-Zawahiri dalam serangan drone di Kabul.

IFBC Banner


"Pemerintah Afghanisatan dan pemimpin Taliban tidak mengetahui apa yang diklaim, dan tidak menemukan jejak apa pun di lokasi serangan yang diklaim AS," kata Suhail Shaheen, perwakilan Taliban untuk PBB yang berbasis di Doha, kepada wartawan.

AS mengklaim membunuh Al Zawahiri dengan rudal yang ditembakan dari pesawat tak berawak ketika sang pemimpin berdiri di balkon persembunyiannya di Kabul, Minggu lalu.

Kematian Al Zawahiri, kata AS, adalah pukulan terbesar sejak kematian Osama bin Laden lebih satu dekade lalu.

"Investigasi sedang berlangsung untuk mengetahui kebenaran klaim itu," kata Suhail. "Hasil investigasi akan dibagikan kepada publik."

Sebagian besar pemimpin Taliban bungkam tentang serangan pesawat tak berawak itu, dan belum mengkonfirmasi kematian Al Zawahiri di Kabul.

Tiga sumber di pemerintahan Taliban mengatakan para petinggi sedang membicarakan cara menanggapi serangan pesawat tak berawak AS.

Jika bereaksi, Taliban akan merasakan dampak signifikan di tengah upaya mereka mencari legitimasi internasional dan akses ke dana beku bernilai miliaran dolar.

Al Zawahiri adalah seorang dokter Mesir. Ia disebut-sebut terlibat dalam serangan 11 September 2001 di AS, dan menjadi orang paling dicari di dunia.

Kabar kematiannya di Kabul menimulkan pertanyaan apakah dia menerima perlindungan dari Taliban. Sejauh ini Taliban berusaha meyakinkan AS, sebagai bagaian penarikan pasukan, tidak akan menampung kelompok militan.

Suhail mengatakan Afghaistan berkomitmen pada perjanjian yang ditanda-tangani di Doha, ibu kota Qatar. Namun Menlu AS Anthony Blinken mengatakan Taliban melanggar perjanjian dengan menampung dan melindungi Al Zawahiri.