IFBC Banner

Diskriminasi Rasial Antarkan 2 Warga Muslim AS Gugat Alaska Airlines

Kamis, 04 Agustus 2022 – 22:00 WIB

Ilustrasi pesawat

Ilustrasi pesawat

JAKARTA, REQnews - Dua pria Muslim warga negara Amerika Serikat (AS) menggugat Alaska Airlines atas dugaan diskriminasi rasial, karena keduanya merupakan keturunan Arab.

IFBC Banner


Mengutip Seatlle Times, Rabu 3 Agustus 2022, dua pria bernama Abobakr Dirar dan Mohame Elamin itu mengaku sudah dikeluarkan dari penerbangan pada Februari 2022 lalu karena mengirim pesan teks dalam bahasa Arab.

Keduanya sedang melakukan perjalanan bisnis dari Seattle ke San Francisco. Mereka mengadu ke pengadilan federal yang gugatannya masuk sejak awal Agustus ini.

Dalam gugatan, Dirar mengaku ada salah satu penumpang yang melapor ke pramugari karena melihatnya mengirim teks berbahasa Arab.

"Kekhawatiran penumpang itu menyebabkan reaksi berantai dari drama keamanan diskriminatif yang tidak dapat dibenarkan, tidak perlu, dan mementingkan diri sendiri," tulis tuduhan gugatan itu. 

Parahnya, mereka sudah membuktikan bahwa teks tersebut tidak berbahaya sama sekali, namun tetap dikeluarkan dari pesawat.

 

Dalam sebuah pernyataan, Alaska Airlines mengatakan tidak dapat membagikan rincian tentang insiden itu karena kasusnya sedang menunggu proses pengadilan. 

“Alaska Airlines secara tegas melarang diskriminasi yang melanggar hukum. Kami menanggapi keluhan seperti itu dengan sangat serius,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. 

“Tanggung jawab terbesar kami adalah memastikan operasi penerbangan kami aman setiap hari."