Jokowi Didesak Tak Ambil Kader Parpol untuk Posisi Jaksa Agung

Minggu, 04 Agustus 2019 – 23:00 WIB

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

JAKARTA, REQnews - Presiden Joko Widodo didesak tak lagi mengambil kader-kader partai untuk mengisi posisi-posisi strategis yang berhubungan dengan penegakan hukum dan masyarakat sipil.

Permintaan ini datang dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyebut posisi dimaksud adalah seperti Jaksa Agung, Menkumham, Mendagri hingga Kapolri.

Seperti diketahui, saat ini posisi Jaksa Agung diisi oleh Muhammad Prasetyo yang merupakan kader Partai Nasdem. Lalu Menkumham dan Mendagri sama-sama diisi kader PDIP, yaitu Yasonna Laoly dan Tjahjo Kumolo.

Menurut Saiful Mujani, Jokowi yang tak punya beban elektoral 2024 harus membangun warisan baik setelah tak lagi menjadi presiden. Jokowi juga diminta sadar bahwa kinerja demokrasi Indonesia mengalami tren kemunduran dalam tujuh tahun terakhir, yang harus diperbaiki di periode kedua ini.

"Itu terutama ya aspek-aspek yang langsung berhubungan dengan perlindungan terhadap warga itu kalau bisa menteri-menterinya tidak direkrut dari partai politik," jelasnya.

Dia menyarankan Jokowi melihat rekam jejak sosok yang akan mengisi posisi-posisi tersebut. Jika posisi itu diisi sosok dari partai politik, dia khawatir bakal ditunggangi kepentingan partai.