IFBC Banner

Pemuda Pancasila Apresiasi dan Mendukung Setiap Kebijakan Kapolri Jenderal Listyo

Jumat, 05 Agustus 2022 – 16:40 WIB

Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Arif Rahman (Foto: Pemuda Pancasila)

Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Arif Rahman (Foto: Pemuda Pancasila)

JAKARTA, REQnews - Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Arif Rahman mengapresiasi langkah Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang saat ini menghadapi tantangan begitu dahsyat baik secara internal maupun eksternal.

IFBC Banner


Menurutnya, dalam setiap kebijakan dan langkah yang diambil menjadi pro dan kontra, pada era demokrasi yang semakin tumbuh subur dan dewasa karena supremasi hukum menjadi panglima terdepan dalam setiap persoalan yang terjadi ditengah masyarakat.

Dengan Jargon Polri Presisi (prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan) terdapat 16 program prioritas Jenderal Listyo sebagai Kapolri. Untuk itu menurutnya, program tersebut harus diwujudkan, mengingat jenderal polisi bintang empat itu telah satu tahun lebih menduduki posisi sebagai Kapolri.

"Mendukung dan mengapresiasi setiap langkah dan kebijakan yang diambil oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," kata Arif Rahman dalam keterangan tertulisnya pada Jumat 5 Agustus 2022.

Bahkan Ormas Pemuda Pancasila diseluruh pelosok tanah air, kata dia, siap bersinergi dan bekerja bersama dengan Polri untuk mewujudkan janji Kapolri Jenderal Sigit yang akan lebih siap menerima kritik dan Polri yang transparan.

"Peristiwa demi peristiwa yang terjadi selama kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi kepemimpinan Kapolri saat ini," ujar Arif.

Namun, pihaknya pun yakin jika Polri mampu melewati badai yang terjadi di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo. Karena menurutnya, Polri milik semua anak bangsa dan keberadaannya sangat penting, sehingga harus dijaga dengan sangat baik.

Arif mengatakan jika setiap kebijakan dan langkah yang diambil Jenderal Listyo sebagai pimpinan tertinggi Polri, harus sesuai dengan etika kelembagaan yang sudah diatur dalam kode etik profesi Polri.

"Sehingga tidak ada faksi-faksi atau gerbong-gerbong dalam Polri yang bisa merubah kebijakan dari Kapolri saat ini karena semua anggota Polri harus taat dan loyalitas tunggal terhadap perintah Kapolri," kata dia.

Kemudian terkait dengan peristiwa tewasnya Brigadir J, Pemuda Pancasila pun mendukung dan mengapresiasi langkah serta kebijakan Jenderal Listyo untuk mengusut aktor intelektual dibalik peristiwa tersebut". "Jangan sampai citra Polri dirusak oleh aktor intelektual yang bermain dibalik cerita Brigadir J," ujarnya.