Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Kompolnas Ingin Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba di Tempat

Kamis, 15 Agustus 2019 – 19:30 WIB

Ilustrasi ganja (doc: istimewa)

Ilustrasi ganja (doc: istimewa)

JAKARTA,REQnews – Maraknya penyebaran narkoba sudah bukan hal baru di Indonesia. Padahal sanksi hukumnya gak main-main lho, bisa masuk bui alias penjara, atau bahkan dihukum mati. 

Kehadiran para pengedar atau bandar narkoba di tengah masyarakat pun kian menjadi-jadi. Bahkan sempat ada berita soal peristiwa pengeroyokan Kapolsek Patumbak, Medan, oleh bandar narkoba.

Menanggapi hal ini Anggota Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Andrea H Poeloengan berempati dan ia pun setuju bila pengedar atau bandar narkoba ditembak di tempat sesuai dengan prosedur.

"Inilah salah satu alasan saya, mengapa menyetujui agar pengedar dan bandar narkoba jangan diberi ampun, tembak saja di tempat sesuai dengan prosedur, jangan lagi ada rasa iba," kata Andrea Rabu malam, 15 Agustus 2019 di Jakarta.

Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya mengamankan empat orang dalam kasus penyelundupan 500 kilogram ganja di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin, 12 Agustus 2019. Ganja tersebut dikirimkan melalui jalur laut dengan menggunakan sebuah kapal roro bernama Sakura Ekspres.

Nah kira-kira sanksi apa yang layak bagi para pengedar ganja ini? Yuk kita lihat bersama.

Soal hukuman bagi pengedar narkoba sudah diatur dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika alias UU Narkotika. Intinya, khusus bagi orang mengedarkan, menyalurkan, memiliki, menguasai, menjadi perantara, menyediakan, memperjual-belikan, mengekspor-impor narkotika tanpa izin pihak berwenang dapat dijebloskan ke dalam bui atau penjara yang lamanya antara dua sampai dua puluh tahun.

Bahkan sampai pidana mati  atau pidana penjara seumur hidup. Tapi itu, tergantung dari jenis dan banyaknya narkotika yang diedarkan, disalurkan atau diperjual belikan. Dan lebih jelasnya diulas dalam Ketentuan Pidana dari Pasal 111 sampai Pasal 126 UU Narkotika.

Makanya, jangan coba-coba edarkan narkoba apalagi tergoda untuk memakainya ya? Sayangi masa depanmu dan masa depan anak cucu, oke? (Binsasi)