Pembantaian Satu Keluarga di Serang Sudah Direncanakan dan Dilakukan Dua Orang

Rabu, 14 Agustus 2019 – 10:30 WIB

Korban pembataian satu keluarga di Serang (Foto:Istimewa)

Korban pembataian satu keluarga di Serang (Foto:Istimewa)

SERANG, REQNews – Dari keterangan Siti Sa’idah  yang merupakan istri korban pembantaian satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, yang kondisinya mulai membaik, bahwa pelaku berjumlah dua orang.

Polisi terus mencari jejak pembantai keluarga ini, berbagai informasi dikumpulkan, polisi tentunya membutuhkanh waktu untuk mengungkap identitas pelaku karena para pelaku mengenakan penutup wajah (kupluk) saat melakukan penganiayaan.

Dari keterangan Siti Sa’idah polisi menyimpulkan bahwa pembunuhan tersebut sudah direncanakan.

“Siti Sa’idah sempat mengatakan para pelaku menggunakan topeng hitam saat datang ke rumahnya. Berdasar dari keterangan ini, patut diduga pembunuhan dilakukan secara sengaja dan terencana,” kata Kapolres Serang, AKBP Firman Affandi kepada wartawan, Selasa, 13 Agustus 2019.

Siti juga memberikan informasi bahwa kedua pelaku datang ke rumah korban pada Selasa (13/8/2019) sekitar pukul 02.00. Ketika penghuni rumah dan tetangganya sedang tidur.

“Kemungkinan terjadi sekitar pukul 2 pagi. Sebelumnya pelaku mengetuk pintu. Korban Siti yang mendengar suara ketukan membukakan pintu. Namun ketika pintu terbuka, korban diserang pelaku dengan menggunakan senjata tajam,” terangnya.

Pisau salah satu pelaku mengenai bibir Siti Sa’idah. Siti kemudian berteriak dan suaminya, Rustiadi terbangun. Salah satu pelaku menusukkan tiga kali pisaunya ke punggung Siti. Sedangkan sang anak yang di duga menangis, dihabisi nyawanya oleh pelaku. Kemudian Rustiadi dihabisi nyawanya oleh para pelaku.

Dugaan sementara, Rustiadi dan Siti sempat membela diri dan bertarung dengan kedua pelaku. Salah satu pelaku pun diduga terluka. Hal ini terlihat dengan adanya jejak darah di luar rumah korban.