Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada Dipanggil KPK

Rabu, 14 Agustus 2019 – 14:30 WIB

Mantan Wali Kota Bandung, Dada Rosada (foto:Istimewa)

Mantan Wali Kota Bandung, Dada Rosada (foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wali Kota Bandung, Dada Rosada, pada hari ini, Rabu, 14 Agustus 2019.

Dada akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk ruang terbuka hijau (RTH) di Pemerintah Kota Bandung.

Pemeriksaan Dada kali ini sebagai saksi untuk tersangka mantan PNS pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung Hery Nurhayat (HN).

"Dijadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada sebagai saksi untuk tersangka HN terkait tindak pidana korupsi suap pengadaan tanah untuk RTH di Pemerintah Kota Bandung pada 2012 dan 2013," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.

Selain Dada Rosada, penyidik juga akan memeriksa Hery Nurhayat yang merupakan tersangka dalam kasus ini. Namun, pada pemeriksaan kali ini, Hery akan digali keterangannya sebagai saksi untuk tersangka lainnya.

"HN akan diperiksa untuk tersangka TDQ (Tomtom Dabbul Qodar)," ujar Febri.

KPK menduga banyak pihak yang turut menerima uang korupsi pengadaan tanah dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lingkungan Pemkot Bandung, tahun anggaran 2012-2013. Aliran uang korupsi tersebut diduga mengalir ke para tersangka serta sejumlah pihak lain di Bandung.

Untuk kasus ini, KPK sudah menerima pengembalian uang dalam bentuk rupiah senilai puluhan juta dari sejumlah pihak. Tak hanya itu, KPK juga menerima adanya pihak yang mengembalikan 5 bidang tanah dalam perkara ini.

Berdasarkan proses penghitungan saat ini, negara mengalami kerugian sebesar Rp60 miliar dari alokasi anggaran Rp123,9 miliar. Kerugian negara diindikasikan terjadi karena harga yang dimark-up sehingga uang yang sebenarnya diterima oleh pemilik tanah jauh lebih kecil.

KPK sendiri baru menetapkan tiga tersangka terkait kasus dugaan suap pengadaan tanah dan RTH di lingkungan Pemkot Bandung tahun anggaran 2012-2013. Ketiga tersangka tersebut yakni, Hery Nurhayat serta dua anggota DPRD Bandung, Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet.