Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Bareskrim Polri Tangkap Sindikat Penjual Baby Lobster

Rabu, 14 Agustus 2019 – 20:00 WIB

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo (kedua dari kanan) dalam jumpa pers di Mabes Polri, Selasa 13 Agustus 2019 (doc: humaspolri)

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo (kedua dari kanan) dalam jumpa pers di Mabes Polri, Selasa 13 Agustus 2019 (doc: humaspolri)

JAKARTA,REQnews – Pihak Kepolisian melalui Dittipidter Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus tindak pidana tertentu, yaitu penjualan baby lobster. Hal tersebut diungkapkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa 14 Agustus 2019.

Diketahui, kasus jual beli baby Lobster secara ilegal di tahun 2019 cukup banyak yang diungkap oleh Bareskrim Polri yang berkerja sama dengan KKP.  "Kali ini dari 3 titik yang berada di Lampung," ujar dia.

Dari tiga titik tersebut, kata Dedi, pihaknya berhasil menangkap 10 pelaku yang memiliki peran berbeda, yaitu sebagai kurir, koordinator dan pemilik benih lobster. Yang pertama barang bukti yang ditemukan berupa benih lobster yang berjumlah sekitar 57.208 ekor yang sudah dilepas liarkan di pantai Pangandaran Jawa Barat.

"Di mana yang jenis Pasir sebanyak 57.058 ekor dan jenis Mutiara 203 ekor," ujar Dedi.

Atas perbuatannya, para pelaku dianggap melanggar Pasal 88 Jo Pasal 16 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Para tersangka pun dikenakan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. (Binsasi)