Terjaring OTT, Kepala Puskesmas Parlayuan Labuhanbatu Jadi Tersangka

Kamis, 15 Agustus 2019 – 13:00 WIB

Ilustrasi Korupsi (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Korupsi (Foto:Istimewa)

SUMUT, REQNews - Polisi menetapkan Kepala Puskesmas Parlayuan, Labuhanbatu, Sumatera Utara, MJH sebagai tersangka. Sebelumnya MJH terkena operasi tangkap tangan (OTT) Polisi kasus pemotongan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Bantuan Operasional kesehatan (OBK).

MJH diamankan pada Selasa 13 Agustus 2019 lalu bersama 6 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan tersebut.

"Kepala Puskesmas inisial MHJ sudah ditetapkan sebagai tersangka," ungkap Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Jamakita Purba, Kamis, 15 Agustus 2019.

Sejauh ini kata Jama, pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus. Tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam kasus ini.

Pihak kepolisian melakukan OTT di puskesmas tersebut pada Selasa (13/8/2019) lalu. Dari lokasi mereka mengamankan MHJ (41) Kepala Puskesmas Parlayuan. Selain MHJ, turut diamankan HM (45) Bendahara BOK Puskesmas, SUB (33) Bendahara JKN Puskesmas, SD (40) Staf Puskesmas, NH (42) Staf Puskesmas, NUR (33) Staf Puskesmas, dan AFN (26) TKS Puskesmas. Selain mengamankan 7 orang petugas juga menyita uang senilai Rp 188 juta sebagai barang bukti.