Edan! Sudah Lebih 5.000 Hektare Lahan di Riau Terbakar

Kamis, 15 Agustus 2019 – 22:00 WIB

Kebakaran Hutan (ilustrasi)

Kebakaran Hutan (ilustrasi)

JAKARTA, REQnews - Riau masih menjadi daerah dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terparah di Indonesia saat ini. Karhutla benar-benar menjadi ancaman ketika musim kemarau tiba.

Saat ini, menurut data terbaru BPBD Riau, sejak Januari 2019 hingga Agustus 2019 ini, luas lahan yang dilahap si jago merah  sudah tembus 5.156,88 hektare.

Kepala BPBD Riau Edwar Sanger menjelaskan bertambahnya luasan lahan terbakar karena ada peristiwa kebakaran yang baru terjadi lagi. Ada di Rokan Hilir, Pekanbaru, Bengkalis dan daerah lainnya.

Edwar menjelaskan secara rinci, untuk di Pekanbaru, kebakaran lahan terjadi di Jalan Pinang, Kelurahan Bandar Rayaseluas 5 ha. Sedangkan di Kampar, api melahap lahan di Jalan Bupati Desa Tarai Bangun seluas 2 ha.

Sedangkan di kilometer 3 Dayun Kabupaten Siak, lahan terbakar meluas hingga 6 hektare, belum padam. Sementara di Indragiri Hilir, kebakaran lahan terjadi Desa Mumpa, 3 ha. Di Dumai, api melahap 2,5 ha lahan di kelurahan Bukit nenas, dan di Kelurahan Bukit Timah seluas 2,5 ha.

Paling luas adalah di Desa Tanjung Peranap Kabupaten Kep Meranti yakni 10 ha. Sedangkan di Rokan Hilir, lahan terbakar di Kepenghuluan (Desa) Bagan Sinembah 3 ha. Di Bengkalis, lahan terbakar di Desa Darul Aman seluas 8 ha," ucap Edwar.

Secara keseluruhan, atau rekapitulasi kebakaran lahan di Riau terluas masih terjadi di Bengkalis yang mencapai 1.565,28 Ha. Selanjutnya Rokan Hilir menempati posisi kedua yang menyumbang kebakaran terluas di Riau mencapai 1.094,45 ha.

Wilayah lainnya yang mengalami kebakaran adalah Siak 676,4 Ha, Dumai 315,75 ha, Rokan Hulu 8,25 ha, Kepulauan Meranti 267,7 ha, Pekanbaru 100,29 Ha, Kampar 148,78 Ha, Pelalawan 221 Ha, Indragiri Hulu 139 Ha, Indragiri Hilir 609,85 Ha, dan Kuantan Singingi 5,1 ha.