Soal Bendera Bintang Kejora, Ini Kata Freddy Numberi

Minggu, 01 September 2019 – 11:00 WIB

Freddy Numberi (doc: istimewa)

Freddy Numberi (doc: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Tokoh Senior Papua, Freddy Numberi menghimbau agar semua warga Indonesia perlu memahami dengan benar sejarah Papua dan Sejarah Indonesia.

Ia mengatakan bahwa bendera bintang kejora yang dikibarkan mahasiswa Papua di seberang Istana Merdeka beberapa waktu lalu jangan disalah artikan sebagai bendera negara.

Begitu pun dengan lagu Papua yang turut dinyanyikan saat itu, jangan juga diartikan sebagai lagu kebangsaan karena itu adalah warisan kolonial Belanda.

"Orang melihat bendera itu bendera negara. Bukan bendera negara itu! Itu adalah bendera yang disebut Belanda land vlag, itu bendera budaya. Bendera tanah," ujar Freddy di Jakarta, Jumat 30 Agustus 2019.

Mantan gubernur Irian Jaya di era Presiden Soeharto ini juga mengatakan bahwa tidak ada lagu kebangsaan Papua. Yang ada adalah volks liedje atau lagu rakyat. Itu adalah warisan politik kolonial Belanda yang memang sengaja ingin mengadu domba rakyat Papua.

"Mana ada Belanda mau bikin Papua merdeka, itu mimpi! Dia pakai Papua sebagai sarana untuk adu domba kita. Ini sejarah Indonesia yang harus kita pahami benar. Kalau tidak, kita mudah diadu domba sama orang," kata Freddy.

Freddy sendiri menegaskan, bahwa pembangunan di Papua dan Papua Barat sudah sangat terasa pada era Presiden Jokowi ini. Ia menyampaikan ini sebagai mantan pejabat tinggi yang aktif sejak era Presiden Soeharto, BJ Habibie, Gus Dur, hingga SBY.

"Saya ikuti jadi menteri sejak Gus Dur, gubernur sejak Pak Habibie, hingga Pak SBY terakhir tiga kali jadi menteri. Saya tahu betul langkah yang dilakukan terhadap Papua dalam konteks pembangunan," ujarnya.

Soal konflik di Papua, Freddy pun menghimbau kepada anak muda di Papua untuk kembali tenang. “Percayakan kepada pemerintah untuk dapat selesaikan semuanya dengan baik," katanya. (Binsasi)