Edan Ya! Konten Hoax Kerusuhan Papua Sampai Tembus 500 Ribu URL

Selasa, 03 September 2019 – 08:30 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Kerusuhan yang terjadi di Papua pada Agustus lalu benar-benar dimanfaatkan pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk menyebarkan konten-konten negatif, hoax dan penuh unsur adu domba.

Dari data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), tercatat ada lebih dari 500 ribu URL hoax terkait kerusuhan Papua yang beredar di media sosial dan perangkat-perangkat lainnya.

"Kemarin saya update sudah lebih 500 ribu," kata Menkominfo Rudiantara di Padang, Senin 2 Agustus 2019.

Menurut Rudiantara, hoax yang dimaksud adalah pesan yang berisi adu domba serta informasi bohong untuk memperparah keadaan yang memanas di Papua dan Papua Barat.

Rudiantara mengatakan, penyebaran hoax terkait situasi di Papua dan Papua Barat ramai melalui media sosial Twitter. Karena itulah, hingga kini, pihaknya belum memulihkan akses internet di kedua provinsi tersebut untuk meredam konflik yang lebih luas dan lebih parah.

"Bukan hanya Kominfo, tapi yang paling tahu soal kondusifatau tidaknya kan aparat keamanan dan aparat hukum," ujar Menkominfo.