KPK Panggil Eks Petinggi Garuda Indonesia

Kamis, 12 September 2019 – 15:30 WIB

 mantan VP Treasury Management PT Garuda Indonesia,  Albert Burhan (Foto:Istimewa)

mantan VP Treasury Management PT Garuda Indonesia, Albert Burhan (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan VP Treasury Management PT Garuda Indonesia (Persero), Albert Burhan sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat Airbus dan mesin pesawat Rolls-Royce di PT Garuda Indonesia (Persero).

Albert Burhan akan diperiksa sebagai saksi untuk mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar (ESA).
 
“Diperiksa untuk tersangka ESA,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Kamis, 12 September 2019.
 
Penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan pegawai PT Garuda Indonesia, Rajendra Kartawiria. 

Keterangan para saksi dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan Emirsyah.

Emirsyah bersama mantan Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedardjo, dan mantan Direktur Teknik dan Pengelola Armada PT Garuda Indonesia, Hadinoto Soedigno, sebagai tersangka. 

Mereka tersandung kasus dugaan suap pengadaan pesawat Airbus dan mesin pesawat Rolls-Royce di PT Garuda Indonesia (Persero). Ketiganya diduga menerima sejumlah uang dari perusahaan Rolls-Royce atas pengadaan pesawat tahun anggaran 2008-2013.
 
Emirsyah dan Soetikno diduga melanggar Pasal 3 atau Pasal 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.