KPK Periksa Petinggi Berlian Kreasi Aneka Teknik

Kamis, 12 September 2019 – 15:00 WIB

Gedung KPK (Foto:Istimewa)

Gedung KPK (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Managing Director PT Berlian Kreasi Aneka Teknik, Darmawan Harijanto hari ini dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait dugaan suap proyek baggage handling system (BHS).

Darmawan Harijanto akan diperiksa sebagai saksi untuk Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam(AYA) terkait suap proyek baggage handling system (BHS) di PT Angkasa Pura Propetindo yang dilaksanakan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI) Persero

“Diperiksa untuk tersangka AYA,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Kamis, 12 September 2019.
 
KPK menetapkan Andra dan staf PT INTI, Taswin Nur, sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek BHS. Andra selaku penerima suap dan Taswin penyuap.
 
Andra selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-l KUHP.
 
Taswin sebagai pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-l KUHP.