Polisi Tetapkan Anggota DPRD Sumut Terpilih Sebagai Tersangka 

Jumat, 13 September 2019 – 08:30 WIB

 Benny Harianto Sihotang (Foto:Istimewa)

Benny Harianto Sihotang (Foto:Istimewa)

MEDAN, REQNews - Penyidik Subdit II Harta Benda Bangunan dan Tanah (Harda Bangtah) Ditkrimum Polda Sumut menetapkan Anggota DPRD Sumut terpilih dari Partai Gerindra Benny Harianto Sihotang menjadi tersangka terkalit proyek revitalisasi Pasar Horas, Pematangsiantar, Sumut.

Kasubdit Harda Bangtah AKBP Edison Sitepu menjelaskan, penetapan tersangka itu setelah pihak kepolisian melakukan gelar perkara. 
“Penetapan tersangka setelah dilakukan gelar perkara dan memeriksa beberapa saksi sebelumnya,” terangnya, Kamis, 12 September 2019.

Benny Harianto Sihotang akan dipanggil sebagai tersangka pada senin 16 September 2019.

Dalam kasus ini, pelapor Rusdi Taslim melaporkan Benny Harianto Sihotang ke Polda Sumut. Korban merasa dirugikan sebesar Rp1.7 miliar.

Proyek revitalisasi Pasar Horas Siantar diproyeksikan tahun 2018 dengan pagu sebesar Rp24 miliar. Oleh pihak PD Pasar Horas yang saat itu Dirutnya Benny Harianto Sihotang, memenangkan satu perusahaan milik Fernando Nainggolan alias Moses bersama Rusdi Taslim.

Seiring berjalannya waktu, Benny Sihotang meminta uang kepada rekanan (Rusdi Taslim). Oleh Rusdi Taslim menyuruh anggotanya bernama Didit Cemerlang yang kemudian uang diberikan kepada Fernando Nainggolan alias Moses.

Oleh Fernando Nainggolan alias Moses mengirim lewat rekening kepada Benny Harianto Sihotang. Akan tetapi, proyek pembangunan Pasar Horas tidak ada alias fiktif. Akibat kejadian itu, Rusdi Taslim mengaku mengalami kerugian Rp1,7 miliar.