8.014 Pelanggaran Tercatat Sejak Sepekan Perluasan Ganjil-Genap

Senin, 16 September 2019 – 17:30 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Setelah sepekan penerapan kebijakan perluasan ganjil-genap yang dimulai 9 September 2019 lalu, Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 8.014 pelanggaran roda empat yang telah ditangani.

Disebutkan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir, jumlah pelanggaran paling banyak ditemukan pada hari ketiga perluasan ganjil-genap, yakni sebanyak 2.026.

Paling sedikit tercatat pada hari kelima perluasan ganjil-genap, yakni sebesar 1.119 pelanggaran. Namun, perluasan ini menurutnya benar-benar efektif mengurai kemacetan yang selama ini menjadi masalah klasik di DKI Jakarta.

"Secara ilmiah belum dilakukan survei, namun kasat mata cukup signifikan mempercepat laju kendaraan," kata Nasir di Jakarta, Senin 16 September 2019.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan kebijakan perluasan ganjil genap sejak 9 September 2019. Sebelumnya Pemprov DKI telah melakukan uji coba pada tanggal 12 Agustus hingga 6 September.

Sebanyak 25 ruas jalan terdampak perluasan aturan ganjil genap tersebut, yakni Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang).

Kemudian Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kiai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan Pramuka, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, Jalan Senen Raya, dan Jalan Gunung Sahari (sampai simpang Jalan RE Martadinata).

Aturan ganjil genap itu berlaku pada Senin-Jumat, pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB. Aturan tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.