Mantan Wakil Bupati Pekalongan Diperiksa Terkait Kasus Korupsi RSUD Kraton 

Rabu, 18 September 2019 – 12:00 WIB

Mantan Wakil Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (Foto:Istimewa)

Mantan Wakil Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (Foto:Istimewa)

PEKALONGAN, REQNews - Mantan Wakil Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana insentif manajerial RSUD Kraton Pekalongan. 

Fadia menjabat pada periode 2011-2016, dimintai keterangan dengan terdakwa mantan Direktur RSUD Kraton Teguh Imanto dan mantan Wakil Direktur Agus Bambang Suryadana dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa, 17 September 2019, malam. 

Fadia menegaskan tidak pernah menerima sepeser pun uang yang merupakan hak pegawai RSUD itu. 

Ia membantah keterangan Kabag Keuangan RSUD Kraton Ryzki Tesa Malela dalam penyidikan perkara ini yang menyatakan dirinya menerima uang sebesar Rp30 juta. 

"Tidak pernah terima. Bertemu saja hanya satu kali," katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Andi Astara itu. 

Dalam kesaksiannya, Fadia juga mengungkapkan pengalamannya selama 5 tahun menjabat sebagai wakil bupati yang tidak pernah dilibatkan oleh Bupati Amat Antono dalam mengelola pemerintahan.