949 Narapidana Mendapatkan Remisi Khusus di Hari Raya Nyepi

Kamis, 07 Maret 2019 – 23:00 WIB

(foto:istimewa)

(foto:istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kementerian Hukum dan HAM memberikan Remisi Khusus (RK) Nyepi kepada 949 narapidana dari 2.175 narapidana umat Hindu di seluruh Indonesia pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941, Kamis (7/3/2019). 

949 narapidana yang menerima remisi terdiri 272 narapidana menerima remisi 15 hari, 607 narapidana mendapat remisi 1 bulan, 54 narapidana memperoleh remisi 1 bulan 15 hari, dan 2 bulan remisi untuk 16 narapidana. 

"Pada Hari Raya Nyepi Tahun 2019 ini tidak ada narapidana yang langsung bebas," ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami. 

Menurut dia, pemberian hak narapidana telah dideklarasikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang berbasis IT di Lapas Klas II A Cibinong. 

Sehingga, napi mendapatkan kemudahan untuk mengetahui jumlah remisi yang menjadi haknya dengan transparan, tidak rumit, tidak berbelit-belit serta tak dipungut biaya apapun termasuk pemberian remisi nyepi tahun 2019. 

"Remisi diberikan kepada narapidana yang beragama Hindu yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, seperti telah menjalani pidana minimal 6 bulan, tidak terdaftar pada register F, hingga turut aktif mengikuti program pembinaan di lapas atau rutan,” ungkap Sri Puguh. 

Narapidana terbanyak mendapat Remisi Nyepi tahun 2019 berasal dari Kantor Wilayah (Kanwil) Bali sebanyak 659 orang, Kanwil Kalimantan Tengah sebesar 70 orang, dan Kanwil Sulawesi Selatan berjumlah 44 orang. (nls)