Nyamar Jadi Pegawai Kemenhub, Kakak-Adik Ini Tipu Korban Puluhan Juta

Sabtu, 09 November 2019 – 11:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Penipuan mengatasnamakan negara terjadi lagi. Kali ini, kakak-beradik asal Surabaya mengelabui korbannya hingga Rp 77 juta, dengan berbekal id card pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pelaku bernama Supri (46), warga Jalan Banyu Urip Kidul Surabaya dan AN kakaknya, yang kini masih buron. Keduanya mengaku sebagai orang dalam Kemenhub dan bisa meloloskan korban menjadi ASN.

Supri ditangkap Unit Reskrim Polsek Simokerto, setelah mendapat laporan dari korban WH (44), warga Sidokapasan, Surabaya.

Dijelaskan Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati, awal penipuan ini terjadi pada 13 Agustus 2019 lalu. Pada saat itu, Supri menggunakan identitas palsu, lalu mengklaim bisa meloloskan seseorang sebagai ASN di Kemenhub. Korban pun mulai tertarik.

Kemudian korban diminta mentransfer uang senilai Rp 77 juta sebagai tanda jadi kepada Supri. Uang itu pun dikirim oleh korban.

"Dia mengaku hanya membantu saja, sedangkan kakaknya memang dulu pernah bekerja di Kemenhub, tapi sudah keluar. Itulah yang mengatur semua modus penipuan itu," kata Masdawati, Jumat 8 November 2019.

Dari uang yang ditransfer tersebut, Supri mendapat jatah Rp 35 juta, sementara bagian yang lebih besar untuk kakaknya. 

Masdawati berkata, kakak pelaku yang masih DPO ini merupakan seorang residivis pernah ditahan dalam kasus penipuan.

Akibat ulah dan perbuatannya, pelaku Supri dijerat tentang perkara Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan, sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 378 Jo 372 KUHP.