SDN Gentong Pasuruan Dibangun Ngawur, Kapolda Jatim 'Ngamuk'

Sabtu, 09 November 2019 – 13:00 WIB

SDN Gentong Pasuruan (IDN Times)

SDN Gentong Pasuruan (IDN Times)

JAKARTA, REQnews - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan seakan tak bisa menahan amarahnya setelah tahu bangunan gedung SDN Gentong Pasuruan gagal konstruksi dan dibangun secara ngawur, sehingga atapnya runtuh dan menelan korban.

"Dari labfor, konstruksi bangunan ini gagal dan ngawur. Tinggal rubuh saja ini," kata Luki saat meninjau lokasi, Sabtu 9 November 2019.

Luki tiba di lokasi pada pukul 09.40 WIB dan langsung mengecek gedung tersebut yang sudah hancur-lebur. Ia cukup lama memperhatikan ruang kelas II-B dan V-A, tempat siswi Irza Almira Ramadhani dan guru Sefina Arsi Wijaya, meninggal tertimpa reruntuhan.

"Saya berbelawa sungkawa untuk keluarga korban. Kejadian ini membuat kita kecewa, gedungnya sangat prihatin," ujarnya.

Polda Jatim sudah menetapkan dua orang tersangka kasus ambruknya SDN Gentong Pasuruan yang menyebabkan siswa dan guru meninggal, pada Selasa 5 November 2019 lalu. Mereka yakni kontraktor berinisial D dan S. Polda terus mengembangkan kasus ini.