Benarkah Muhammad Mursi Sengaja Dibunuh Pemerintah Mesir?

Sabtu, 09 November 2019 – 16:30 WIB

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi

JAKARTA, REQnews - Pelapor khusus PBB Agnes Callamard menemukan indikasi kesengajaan pembunuhan eks Presiden Mesir Muhammad Mursi yang tewas pada Juni lalu saat menjalani persidangan.

PBB menyebut, ada upaya yang sengaja dilakukan pemerintah Mesir hingga nyawa Mursi melayang. Kesengajaan itu tampak sebelum kematian, yakni dengan perlakuan seweang-wenang semasa Mursi ditahan oleh otoritas Mesir.

Fakta yang ditemukan Callamard antara lain adalah perlakuan tak manusiawi dengan menahan Mursi di sel isolasi selama 23 jam sehari. Lalu, Mursi juga tak diizinkan menemui tahanan lain, atau didatangi pihak keluarga.

"Dia juga tak diizinkan mengakses buku, jurnal, bahan tulis, atau radio," kata Callamard, Jumat 8 November 2019, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Ketika di dalam penjara, kata Callamard, kondisi kesehatan Mursi pun terus menurun. Dia diketahui menderita diabetes dan tekanan darah tinggi, tapoi tak diperkanankan berobat atau mengakses layanan kesehatan. 

Selain itu, masih ada beberapa perlakuan tak layak lainnya terhadap Mursi. Kematian Mursi setelah mengalami kondisi itu bisa berarti pembunuhan sewenang-wenang yang disetujui negara.

Mursi meninggal pada 17 Juni lalu saat sedang menjalani persidangan. Di ruang sidang, dia sempat pingsan. Beberapa saat kemudian, dia dinyatakan meninggal.