Penembakan Dua Polisi di Donggala, Jawaban Kapolres Bikin Kaget

Sabtu, 09 November 2019 – 22:00 WIB

Penembakan (ilustrasi)

Penembakan (ilustrasi)

DONGGALA, REQnews – Kabar soal terlukanya dua polisi di bagian kepala akibat tertembak senjata api laras panjang jenis SS1-V2 di Donggala, Sulawesi Tengah akhirnya mendapat penjelasan dari pihak kepolisian setempat. Menurut penjelasan Kapolres Donggala AKBP Dadan Wahyudin, kedua korban sebenarnya bukan ditembak tapi tertembak senjata yang dipegang Aiptu Purwanto. Hm, aneh bin ajaib, mana mungkin tindakan tidak sengaja, tapi kok terjadi dua kali?

"Jadi bukan ditembak, tapi tertembak senjata yang dipegang Aiptu Purwanto," katanya, Sabtu 9 November 2019.

Menurut Dadan, dari hasil pemeriksaan saksi, peristiwa itu diduga karena keteledoran atau kelalaian anggota dalam penggunaan senjata.

"Untuk sementara ada 4-5 orang saksi mata yang telah diperiksa. Kemungkinan itu adalah keteledoran dalam penggunaan senjata," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Aipda Nabud Salama adalah Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KSPKT) 1 Polsek Sirenja dan Aiptu Purwanto merupakan Kepala Unit Sabhara Polsek Sirenja.

Nabud mengalami luka di bagian leher karena tembakan. Sedangkan Aiptu Purwanto mengalami luka di bagian kepala. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan proyektil peluru dari senjata yang sama. (Binsasi)