Seorang Profesor Membunuh Mahasiswi, Potongan Tubuh Ditemukan dalam Tasnya

Minggu, 10 November 2019 – 17:30 WIB

Oleg Sokolov  (Foto:AFP)

Oleg Sokolov (Foto:AFP)

RUSIA, REQNews - Seorang profesor sejarah kenamaan di Rusia ditangkap polisi di Kota Saint Petersburg, Sabtu, 9  NOvember 2019, atas tuduhan membunuh mahasiswanya.

Di tas pria bernama Oleg Sokolov itu, polisi menemukan potongan tangan perampuan. Dia ditangkap di dekat sungai dalam kondisi mabuk saat hendak membuang tubuh korban yang sudah dimutilasi.

Setelah menangkap, petugas mendatangi rumah Sokolov dan menemukan kepala perempuan yang kemudian diketahui bernama Anastasia Yeshchenko (24). Perempuan tersebut selama ini membantu Sokolov membuat beberapa tulisan sejarah.

"Seorang pria berusia 63 tahun diselamatkan dari Sungai Moika," kata komite penyelidik St Petersburg, dalam pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Minggu, 10 November 2019.

Penyelidik tidak menyebut identitas pelaku, namun sumber di  kepolisian menegaskan sosok yang dimaksud merupakan Sokolov.

Sokolov merupakan penulis buku tentang pemimpin militer Prancis Napoleon Bonaparte dan pernah menjadi konsultan sejarah untuk beberapa film.

Dosen Universitas Sorbone itu juga menerima Legion d'Honneur Prancis pada 2003.

Selain itu Sokolov juga menjadi anggota Institut Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik (ISSEP) Prancis. Namun setelah penangkapanya, jabatan Sokolov sebagai komite ilmiah dicabut.

ISSEP menegaskan, Oleg Sokolov telah melakukan kejahatan yang kejam, tak layak dilakukan seorang profesor.

“Kami tidak pernah bisa membayangkan bahwa dia tega melakukan tindakan yang menjijikan seperti ini,” bunyi pernyataan.