Soal Surat Pencekalan Habib Rizieq, Mahfud: Kok Baru Sekarang Muncul?

Minggu, 10 November 2019 – 21:30 WIB

Mahfud MD (Foto: istimewa)

Mahfud MD (Foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Menko Polhukam Mahfud Md  mengaku belum mengetahui adanya surat pencekalan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Surat itu yang membuatnya belum bisa pulang ke Indonesia hingga kini.

"Saya belum tahu surat pencekalannya kayak apa, kan pasti surat pencekalan itu ada masalah yang disebutkan kenapa harus dicekal. Tapi saya belum tahu," ujar Mahfud di Jakarta, Minggu 10 November 2019.

Untuk itu, Mahfud menyebut dirinya akan terlebih dulu mencari tahu benar-tidaknya ada surat tersebut. Sekaligus akan mengecek masalah yang terjadi dalam surat pencekalan.

"Kita pelajari dulu kasusnya ya, saya tidak tahu persis apa masalahnya kenapa dicekal dan sebagainya. Kan sudah lama isu itu ya, kok baru sekarang suratnya ada, saya tidak tahu juga," kata Mahfud.

Rizieq diakuinya memiliki hak yang sama dalam perlindungan hukum sebagai warga negara Indonesia. Namun, dia juga menyebut negara memiliki hak untuk mempertahankan eksistensinya.

"Dia kan warga negara, harus mendapatkan perlindungan dan perlakuan hukum yang sama. Tapi juga negara punya hak-haknya untuk mempertahankan eksistensinya," kata Mahfud.

Dalam mengatur negara dan melindungi hak warga, lanjut dia, pemerintah kerap dihadapkan dengan sebuah dilema. Menurutnya, negara yang baik merupakan negara yang dapat menjalankan sistem keamanan dan melindungi hak warganya dengan baik.

"Sehingga di sini menggunakan security di bawah menggunakan pendekatan HAM. Nah negara yang baik itu yang bisa bertemu di tengah, security-nya jalan HAM-nya terlindungi," kata dia.

Sebelumnya, Rizieq mengungkapkan alasannya tidak bisa pulang ke Indonesia dengan menunjukkan surat pencekalan dari pihak pemerintah Indonesia yang ditujukan kepada pemerintah Arab Saudi. Dia menyebut pencekalannya itu tak berkaitan dengan kasus pidana apa pun.

"Saya dilarang berpergian ke Saudi, bahkan ini dituliskan sebabnya adalah karena alasan keamanan. Jadi sekali lagi, saya dicekal di sini bukan karena saya lakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata, bukan karena saya melakukan sesuatu kejahatan di Saudi ini, tidak. Karena alasan keamanan," ujar Rizieq seperti dilihat di cuplikan video YouTube Front TV.