Profesor dan Mahasiswi yang Dimutilasi Ternyata Jalin Hubungan Asmara

Senin, 11 November 2019 – 07:30 WIB

Profesor Oleg Sokolov bersama Anastasia Yeschenko (korban)/Foto: Istimewa

Profesor Oleg Sokolov bersama Anastasia Yeschenko (korban)/Foto: Istimewa

RUSIA, REQNews - Profesor Oleg Sokolov salah satu profesor yang terkenal di Rusia, pagi Sabtu dilihat warga terseret aliran sungai. Untung dia selamat setelah masyarakat melaporkan kepada polisi, namun saat diangkat dari sungai, Polisi melihat ada tangan yang menyembul dalam tasnya.

Dilansir dari Dailymail, di tas ransel profesor sejarah itu, polisi menemukan dua potongan tangan dari siku ke jari. Ternyata itu adalah potongan tangan seorang mahasiswi yang diidentifikasi sebagai Anastasia Yeschenko. Usianya 24 tahun.

Polisi yang melakukan penggeledahan di rumah profesor, menemukan tubuh korban. Kepalanya ditemukan terpisah. Juga ada gergaji berlumur darah di dekat jasad korban.

Tenryata hubungan profesor tersebut bukan hanya hubungan antara guru dan mahasiswi, tetapi keduanya menjalin Hubungan Asmara

Awalnya, korban kerap membantu tugas-tugas profesor berusia 63 tahun itu. Membuat buku dan karya ilmiah.

Namun belakangan, keduanya diduga menjalin hubungan khusus, hubungan asmara.

Profesor yang banyak meneliti sejarah Napoleon Bonaparte itu, membunuh Yeschenko dan memutilasi tubuhnya.

Saat hendak membuang potongan tubuh Yeschenko, dia tergelincir karena mabuk. 

Profesor Sokolov pernah menerima penghargaan Legion d’Honneur di Perancis pada tahun 2003, atas dedikasinya "menghidupkan" kembali sosok Napoleon Bonaparte.