Eks Menteri Sampai Gubernur Bakal Dihadirkan di Sidang Romy

Kamis, 14 November 2019 – 12:30 WIB

Romahurmuziy (foto:istimewa)

Romahurmuziy (foto:istimewa)

JAKARTA, REQNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami keterangan saksi-saksi dalam kasus dugaan suap seleksi jabatan Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Timur dengan terdakwa mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy). 

Para saksi yang diajukan di antaranya adalah mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Prawansa.
 
Majelis Hakim Fahzal Hendri mewanti-wanti agar JPU dapat menginformasikan kepada dua saksi tersebut untuk hadir pada waktu yang telah ditentukan. Mengingat dari kedua saksi memiliki kesibukan masing-masing.

"Orang-orang sibuk perlu dikonfirmasi dan juga dikasih taulah," ujar Hakim Fahzal di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 14 November 2019.

Hakim Fahzal juga meminta JPU dapat menginformasikan terlebih dahulu kepada majelis hakim dan penasehat hukum ketika hendak menghadirkan dua saksi tersebut. Meskipun tidak ada peraturan yang mengharuskan JPU memberikan informasi kehadiran saksi.
 
Namun, JPU belum dapat menyampaikan secara pasti dua pejabat negara itu akan bersidang pada hari apa.

Dalam kasus ini, Romy didakwa menerima suap Rp325 juta dari Haris dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi, Rp91,4 juta. Perbuatan itu bertentangan dengan posisinya sebagai anggota DPR periode 2014-2019 atau selaku penyelenggara negara.