Batik Air Mendarat Darurat di Bandara Kupang, Pilot Pingsan dan Penumpang Panik

Minggu, 17 November 2019 – 18:30 WIB

Foto: Batik Air

Foto: Batik Air

KUPANG, REQnews - Pesawat Batik Air Seri 320 nomor penerbangan ID 6548 dengan rute Jakarta-Kupang mendarat darurat di Bandara El-Tari Kupang, pada Minggu 17 November 2019 sekitar pukul 12.30 WITA. 

Libby Sinlaeloe, salah seorang penumpang pesawat tersebut, membenarkan kabar adanya pendaratan darurat pesawat tersebut di Bandara El Tari Kupang.

"Betul penerbangan kami dengan Batik Air tadi mendarat darurat setelah 30 menit sebelumnya pesawat bergoyang-goyang di udara sebelum mendarat di Bandara El Tari Kupang," kata dia saat dihubungi wartawan pada Minggu, 17 November 2019.

Lebih lanjut dia menjelaskan, mesin pesawat langsung mati ketika pesawat mendarat sampai ujung landasan. Akhirnya co-pilot mengambil alih pesawat untuk menuju apron.

"Mesin pesawat tiba-tiba mati dan pesawat berhenti di ujung landasan sehingga membuat suasana ribut dalam pesawat karena semua pada panik," ungkapnya.

Setelah pesawat tiba di apron, sejumlah petugas bandara datang untuk mengevakuasi pilot. Kata dia, pilot dalam kondisi tak sadarkan diri.

Menurut informasi, pilot Batik Air yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Kupang untuk mendapat penanganan medis.

Dikonfirmasi, Direktur Eksekutif Rumah Sakit Siloam dr. Hans Lie membenarkan adanya pasien yang berprofesi sebagai pilot yang masuk unit gawat darurat (UGD).

"Betul ada pasien pilot Batik Air yang ditangani IGD, tapi saya belum mengetahui siapa nama pasien tersebut," katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa pasien yang pilot Batik Air tersebut tiba dalam keadaan sadar dan masih dalam penanganan medis.