Sekda Kabupaten Bengkayang Dimintai Keterangan KPK Kasus Suap Proyek 

Selasa, 19 November 2019 – 13:30 WIB

Gedung KPK (Foto:Reqnews)

Gedung KPK (Foto:Reqnews)

JAKARTA, REQNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Obaja dalam penyidikan kasus suap terkait proyek pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat Tahun 2019.

Obaja dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Bupati Bengkayang nonaktif Suryadman Gidot (SG).

"Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Obaja diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SG," ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa, 19 November 2019.

Selain itu, KPK juga memanggil empat saksi lainnya untuk tersangka Suryadman, yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkayang Pinus Samsudin, Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkayang Marsindi, Sekretaris BPKAD Kabupaten Bengkayang Theresia Heni Koesdaryanti, dan inspektur pada Inspektorat Kabupaten Bengkayang Simon.

KPK total telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus tersebut. Sebagai penerima suap, yakni Suryadman dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang Aleksius (AKS).

Sedangka sebagai pemberi suap, yaitu unsur swasta masing-masing Rodi (RD), Yosef (YF), Bun Si Fat (BF), Nelly Margaretha (NM), dan Pandus (PS).

Untuk Rodi, Yosef, Bun Si Fat, dan Nelly, penyidikannya telah selesai. Keempatnya, saat ini menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Pontianak.