Tak Ada Toleransi dari Kejagung untuk LGBT Pelamar CPNS 2019

Jumat, 22 November 2019 – 08:30 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) tegas menolak pelamar CPNS 2019 yang terdeteksi merupakan golongan kelainan seksual Lesbian Gay Bisexual Transgender (LGBT).

Sesuai persyaratan yang dicantumkan di laman rekrutmen.kejaksaan.go.id, tertulis pelamar tidak buta warna, baik parsial maupun total; tidak cacat fisik; dan tidak cacat mental, termasuk kelainan orientasi seks dan kelainan perilaku (transgender) atau LGBT.

"Artinya, kita mau yang normal-normal saja, wajar-wajar saja," ujar Kapuspenkum Kejagung Mukri di Jakarta, Kamis 21 November 2019.

Ia menegaskan, pihaknya tak mau berurusan dengan kelompok kelainan seksual tersebut. Menurutnya, LGBT masih menjadi polemik di masyarakat, sehingga Kejagung memilih menutup ruang untuk fenomena kontroversial tersebut.

Mukri juga tidak mau ambil pusing dengan kritikan LSM yang menganggap Kejagung melakukan praktik diskriminatif terhadap warga negara.

"Saya no comment lah untuk itu ya," kata Mukri.