Parah! Moratorium Jadi Senjata Andalan Jokowi untuk Tahan Pemekaran Papua

Selasa, 03 Desember 2019 – 02:00 WIB

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

JAKARTA, REQnews - Warga Papua lagi dan lagi harus bersabar. Presiden Joko Widodo kembali beralasan bahwa kebijakan moratorium pemekaran daerah masih berlaku, sehingga usulan penambahan provinsi di Papua masih belum bisa dilakukan.

Jokowi mengakui, pemekaran adalah aspirasi dari masyarakat, bukan dari pemerintah. Hanya saja, saat ini belum bisa dimakarkan karena masih moraturium.

"Urusan pemekaran itu masih moratorium, tapi kalau ada aspirasi-aspirasi dari bawah, misal dari Provinsi Papua, baik Papua Selatan, Papua Tengah, saya kira silakan," kata Jokowi di Jakarta, Senin 2 Desember 2019.

"Aspirasi itu sudah disampaikan ke Mendagri, tapi tentu ada kajian-kajian, perhitungan untuk perbaikan bersama, perbaikan Papua," ujar presiden menambahkan.

Presiden berkata, saat ini masalah pemekaran di Papua sudah sempat dibahas antara pemerintah dengan DPR.

Di pihak lain, Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan belum ada keputusan terkait pemekaran untuk Provinsi Papua Tengah. Doli menyebut Komisi II hanya menerima masukan dari para bupati di wilayah Papua itu.

"Belum (ada kesimpulan), kan kami cuma rapat dengar pendapat umum. Jadi kami menerima masukan," kata Doli, November 2019 lalu.