Hakim Jatuhkan Vonis 10 Tahun Penjara pada Siswa Tikam Guru Agama 

Selasa, 03 Desember 2019 – 13:00 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

MENADO, REQNews - Dua siswa yang menjadi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Alexander Warupangkey yang merupakan guru agama  divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Manado, Senin, 2 Desember 2019.

Hakim menjatuhkan hukuman kepada terdakwa FL (16) 10 tahun penjara, dan kepada terdakwa OU (17) dengan hukuman pidana penjara 8 tahun. Majelis hakim menilai kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pinda yang dilakukan secara bersama-sama. 

Ketua Majelis Hakim Franklin B Tamara saat membacakan putusan mengungkapkan tidak ada hal yang meringankan dari kedua terdakwa.

"Tidak ada hal yang meringankan dari kedua terdakwa," ujar hakim. 

Vonis atas terdakwa FL sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang meminta dituntut 10 tahun penjara. Sementara itu, vonis majelis hakim untuk terdakwa OU lebih berat 1 tahun dari tuntutan. JPU menuntut OU 7 tahun penjara. 

Saat persidangan keluarga korban yang tidak bisa masuk ke dalam ruang sidang berteriak-teriak dari luar. Seusai majelis hakim menjatuhkan vonis kepada kedua terdakwa, anak korban langsung berdiri dari bangku dan berusaha masuk area persidangan. Namun, aksi itu langsung diamankan keluarga dan pihak Kepolisian. 

Diberitakan sebelumnya, terjadi penikaman yang dilakukan murid terhadap Alexander Warupangkey yang merupakan pendeta dan juga guru agama di sekolah SMK Ichthus, Lingkungan I, Kelurahan Mapanget, Kecamatan Mapanget Barat, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin, 28 Oktober 2019. Kedua murid melakukan tindakan tersebut dikarenakan ditegur dilarang merokok di sekolah.