Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Romy dan Kasus Suap Dana Perimbangan Daerah RAPBN 2018

Jumat, 15 Maret 2019 – 16:00 WIB

Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy (FOTO: www.kumbanews.com)

Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy (FOTO: www.kumbanews.com)

JAKARTA, REQNews - Ungkapan “Jumat Keramat” ternyata menjadi hari yang mengejutkan bagi salah satu politikus tenar di negeri ini, yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, M. Romahurmuziy. Saat ia berada di Jawa Timur, Komisi Pemberantasan Korupsi mencokoknya.

Apakah baru kali ini saja politisi muda yang kerap disebut Romy ini tersangkut perkara korupsi? 

Dari penelusuran REQNews, pada 23 Agustus 2018, Romy telah diperiksa dalam kasus suap dana perimbangan daerah RAPBN 2018 di KPK. Kasus yang menjerat Yaya Purnomo, Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, dan Puji Suhartono, Wakil Bendahara Umum PPP, sebagai tersangka ini mengharuskan Romi menjawab berbagai pertanyaan dari penyelidik KPK selama satu setengah jam.

Saat itu, KPK juga menduga Romy mengetahui perihal uang senilai 1,4 miliar Rupiah yang terdapat di rumah Puji saat terjadi penggeledahan oleh KPK akhir Juli 2018.

Menanggapi pemeriksaan Romy tersebut, pada Kamis, 23 Agustus 2018, di Jakarta, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, KPK akan melihat dan mendalami sejauh mana Romy berperan dalam kasus itu. 

KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu Yaya Purnomo, mantan anggota Komisi Keuangan DPR, Amin Santono, Ahmad Ghiast dan Eka Kamaluddin sebagai pemberi hadiah dari pihak kontraktor. 

Hingga kini, Romy yang telah ditangkap KPK masih dalam pemeriksaan dan belum ada informasi perihal kasus apa yang membelit dirinya. (Prazz)