Fix! Kemenag Berantas Materi Khilafah dari Madrasah

Minggu, 08 Desember 2019 – 11:30 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Kementerian Agama (Kemenag) menarik semua materi berbau khilafah, perang dan jihad dari ujian madrasah, diganti dengan konten yang lebih mengedepankan kedamaian serta toleransi.

"Kita kedepankan Islam wasathiyah," kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah Kemenag, Umar di Jakarta, Sabtu 7 Desember 2019.

Ia menjelaskan, sebenarnya yang dihilangkan bukan hanya materi khilafah, namun juga yang condong kekanan-kananan dan kekiri-kirian.

Penghilangan materi khilafah dan jihad sesuai ketentuan regulasi penilaian yang diatur pada SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 3751, Nomor 5162, dan Nomor 5161 Tahun 2018 tentang Juknis Penilaian Hasil Belajar pada MA, MTs, dan MI.

Menurut Umar, Rasulullah mengajarkan semangat perjuangan. Namun, semangat perjuangan dalam konteks saat ini tidak lagi bermodel perjuangan perang. Nanti dalam materi sejarah kebudayaan Islam tetap membahas Rasul pernah berperang, namun bukan hal itu penekanan pentingnya.

"Justru yang kita ungkap banyak nanti aspek kehidupan Rasul yang menjaga perdamaian yang madani," ujarnya.