Bayi Tanpa Kepala di Samarinda Korban Tumbal Ilmu Hitam?

Senin, 09 Desember 2019 – 01:00 WIB

Ilustrasi Balita (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Balita (Foto: Istimewa)

SAMARINDA, REQnews - Misteri mayat bayi tanpa kepala yang ditemukan di parit, Kota Samarinda, Kalimantan Timur akhirnya terjawab sudah. Balita itu diketahui bernama Muhammad Yusuf Gazali (4).

Yusuf dilaporkan hilang sejak 2 minggu lalu saat dititipkan ke tempat penitipan anak dan PAUD.

Beredar kabar balita malang ini dijadikan tumbal ilmu hitam yang biasa membangun gedung atau buka lahan tambang di Samarinda. Namun hal ini belum dapat dipastikan kebenarannya.

Balita tersebut diketahui setelah sang Ayah, Bambang, memastikan berdasarkan pakaian yang dikenakan. Bambang menjelaskan anaknya dititipkan di tempat penitipan anak atau day care yang berada di Jl AW Syahranie dan hilang sejak Jumat 24 November lalu.

"Ia benar ini anak saya, tadi ibu lihat pakaian yang digunakan sama dengan pakaian yang digunakan saat ia hilang di tempat penitipan anak," kata Bambang di ruang jenazah RSUD Samarinda, Kaltim, Minggu 8 Desember 2019 sore.

Bambang mengaku anaknya diantar ke day care tersebut sekitar pukul 11.00 Wita. Dia lalu mendapat kabar sekitar pukul 14.30 Wita dari istrinya bahwa anaknya hilang.

"Waktu itu ibu kepala sekolah bilang anaknya hilang saat hujan deras melanda sekolah," kata dia.

Bambang dan istrinya, Meliasari, berharap dapat mengetahui pasti penyebab anaknya meninggal dunia. Saat ini keluarga Bambang dan Meliasari sudah berada di RSUD Samarinda.

Mayat bali tanpa kepala tersebut ditemukan di sebuah parit, Jl Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu 8 Desember 2019 sekitar pukul 05.30 Wita.

Polisi mengaku pernah mendapat kabar balita hilang sebelum penemuan mayat balita tanpa kepala dari penitipan anak di lokasi sekitar TKP penemuan mayat bayi.

"Kita lidik dulu apakah ini benar korban yang hilang beberapa waktu lalu atau korban lain lagi," ujar Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu M Ridwan.