Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Panorama Manulalu, Sensasi Alam nan Indah di Kaki Gunung Inerie

Kamis, 09 Mei 2019 – 07:00 WIB

Foto : ist

Foto : ist

Gunung Inerie merupakan salah satu gunung berapi yang ada di Pulau Flores, tepatnya berada di Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada. Arti nama dari Gunung Inerie itu diambil dari kata "Ine" yang berarti ibu, dan "Rie" yang berarti cantik. Jadi apabila diartikan, Gunung Inerie adalah ibu yang cantik. Gunung Inerie yang memiliki ketinggian 2.245 mdpl masih cukup aktif dan terakhir meletus pada tahun 1970. Gunung Inerie tercatat sebagai gunung api tertinggi yang ada di Pulau Flores dan dikenal menawan dan diujuluki sebagai "piramida alam" sebab bentuknya memang seperti piramida atau seperti nasi tumpeng.

Di kaki bukit gunungnya terdapat sebuah kampung adat yang sudah tidak asing lagi yakni Kampung Adat Bena. Salah satu desa adat yang sudah cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan baik domestik hingga mananegara. Berada tak jauh dari Kampung Bena terdapat sebuah tempat yang juga tak kalah menariknya untuk didatangi, Panorama Manulalu namanya. Bagi pengujung yang hendak mengeksplorasi keindahan lain di Kota Bajawa, tak ada salahnya untuk menyempatkan diri sejenak melihat dan menikmati panorama alam Gunung Inerie dari Panorama Manulalu.


Panorama Manulalu merupakan spot terbaik untuk menikmati panorama Gunung Inerie dan bukit-bukit lainnya. Pengunjung dapat sejenak melepas lelah sambil bersantai menikmati pemandangan indah di depan mata. Dengan lokasinya yang berada di punggungan bukit dan udara di sekitar yang menyejukkan, menjadikan tempat ini sebagai tempat favorit untuk menikmati panorama alam di sekitar kaki Gunung Bajawa.

Dari pelatarannya, pengunjung dapat melihat panorama Gunung Inerie yang nampak jelas dan terasa dekat dihiasi oleh hutan rimbun nan asri. Selain pemandangan gunungnya, dari Panorama Manulalu ini pengunjung juga dapat mengamati dengan jelas panorama Kota Bajawa. Dari kejauhan nampak juga Kampung Adat Bena beserta kampung-kampung adat lainnya yang tersembunyi di balik hutan. Manulalu juga merupakan tempat yang tepat bagi Anda yang hendak menikmati suasana dan momen matahari terbit (sunrise) di pagi hari.


Lokasi Panorama Manulalu itu sendiri berada di Desa Tiworiwu, Manulalu, Kota Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada. Jika pengunjung memulai perjalanan dari Kota Bajawa, pengunjung dapat mengambil arah ke Kampung Adat Bena, karena letak Panorama Manulalu searah dengan Bena. Dari Bena, arahkan saja kendaraan menanjak menuju ke arah atas punggungan bukit. Jika dari arah Bena maka lokasi panorama ini berada di sisi kanan jalan. Pengunjung cukup mengikuti petunjuk arah jalan yang cukup jelas, dengan kondisi jalan yang bervariatif. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan melewati jalan 3T (tikungan, tanjakan dan turunan).


Latar belakang Gunung Inerie yang menjulang dengan gagahnya, akan menemani pengunjung sepanjang perjalanan. Akses menuju lokasi Panorama Manulalu cukup mudah ditemukan karena lokasinya yang begitu strategis tepat berada di sebelah kanan pinggiran jalan raya. Jika dari arah sebaliknya, pengunjung yang hendak mengunjungi Kampung Adat Bena pasti akan melewati Panorama Manulalu di kiri jalan.(*/Risno Pakur)