Mengenal Wahyu Widada, Mantan Staff Presiden yang Dilantik Jadi Kapolda Aceh  

Jumat, 14 Februari 2020 – 03:00 WIB

Kapolda Aceh yang baru Irjen Wahyu Widada (istimewa)

Kapolda Aceh yang baru Irjen Wahyu Widada (istimewa)

 

JAKARTA, REQnews - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis kembali melakukan bongkar pasang jabatan perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan Polri. Salah satu jabatan yang dimutasi adalah Kapolda Aceh.

Posisi yang semula dipegang oleh Irjen Pol Rio S Djambak sejak akhir 2016 berpindah tangan ke Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi (Pol) Drs Wahyu Widada yang selama ini menjabat sebagai Kapolda Gorontalo. Sementara Rio ditarik menjadi Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat Polri.

Penggantian posisi jabatan ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/385/II/KEP./2020 Tanggal 3 Februari 2020.

Tak hanya itu, pangkat Wahyu juga naik menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Kenaikan pangkat tersebut berdasarkan surat telegram Kapolri dengan nomor STR/69/II/2020.

Selain Wahyu, kenaikan pangkat ini juga diterima oleh Baharudin Djafar. Ia naik pangkat menjadi Irjen Pol, saat dipindahtugaskan menjadi Kapolda Maluku.

Melansir dari beragam sumber, pria kelahiran Sleman 11 September 1969 ini sudah berwara-wiri pada sejumlah jabatan penting di lingkungan Polri.

Wahyu Lulus dari Akabri pada tahun 1991 dengan predikat Adhimakayasa alias lulusan terbaik.

 Kemudian pada tahun 1998, ia mampu menamatkan studinya di Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Tak hanya pendidikan polisi, Wahyu juga menempuh dikjur seperti sekolah penerbang, PA Intelkrim, PA Brimob, hingga National Management Course.

Sepanjang karirnya, ia pernah menjabat sebagai Kapolres Pekalongan pada tahun 2009. Di tahun yang sama, saat itu dia ditunjuk sebagai Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolri.

Tak butuh waktu lama bagi Wahyu untuk meretas karier kepolisiannya setingkat demi setingkat.

Setahun setelah itu, dia dipromosi menjadi Kapolres Tangerang. Dan pada 2011 menjadi Kapolres Metro Tangerang.

Wahyu Widada kemudian mendapat jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Banten pada tahun 2013.

Setahun setelah itu, Wahyu kembali ditarik ke Mabes Polri, tepatnya ke Bareskrim sebagai analis kebijakan madya bidang Pidter.

Pada tahun 2015, Brigjen Wahyu menjadi Staff Kepresidenan (Pamen Bareskrim).

Kariernya kian menanjak pada tahun 2016, ia menjadi Kabagren Rojianstra SSDM Polri.

Kemudian sebagai Wakil Ketua Bidang Administrasi dan Kemahasiswaan STIK/PTIK.

Selanjutnya pada 2017, Wahyu dipercaya pada posisi Karojianstra (Kepala Biro Kajian Strategi) SSDM Polri lalu pada tahun yang sama dipromosikan sebagai Wakapolda Riau.

Setahun setelah itu, ia dipromosi lagi sebagai Kapolda Gorontalo dan pada tahun 2020 ini menjadi Kapolda Aceh. (Binsasi)